mungkin ini sahabat

Riuhan tawa,tangis,amarah telah m'biasakan telinga ini mendengarnya

sebuah pandangan yang tertuju pada hal baru telah menjadi rutinitas mataku

kepekaan harum ruas dunia di sekelilingku telah banyak terhisap hidung ini

namun

banyak hal merubah diri ini menjadi seseorang yangg bangga dekat mereka,berhubungan langsung dengannya,interaksi akan aktifitas dunia kami.dan segala hal mungkn memerlukan mereka.

Mereka bagiku sahabat


kemanapun,dimanapun sahabat menanti semua yang aku prioritaskan

ringkihan mereka disaat tersengat derita membuatku terpaku,terisak 

kadang mereka tersakiti lidah lancang ini,
dia merasa berada di pojok ruang bersekat.
Menyadari hal itu,membuat penyesalan datang tanpa harus dia ucapkan pada kita
hanya maaf yang bisa terlantun buat dirinya

keceriaan bersama
seakan kita merasa enggan akan waktu yang terus menuntut untuk berganti

sangat mahal harganya jika menyia"kan sahabat

dan disaat mereka sulit untuk bersama seperti dahulu,namun itu bukan inginnya
melainkan tuntutan hidup mereka
demi mengejar hidup cerah di masa yang akan datang

sahabat terus melekat di dalam ingatanku

sahabat tetap sahabat
tak bisa terurai menjadi hal yang kompleks untuk dikenal

0 komentar:

Posting Komentar